'

Selamat Datang di Website Resmi Muhammad Akbar bin Zaid “Assalamu Alaikum Warahmtullahi Wabarakatu” Blog ini merupakan blog personal yg dibuat & dikembangkan oleh Muhammad Akbar bin Zaid, Deskripsinya adalah "Referensi Ilmu Agama, Inspirasi, Motivasi, Pendidikan, Moralitas & Karya" merupakan kesimpulan dari sekian banyak kategori yang ada di dalam blog ini. Bagi pengunjung yang ingin memberikan saran, coretan & kritikan bisa di torehkan pada area komentar atau lewat e-mail ini & bisa juga berteman lewat Facebook. Terimah Kasih Telah Berkunjung – وَالسٌلام عَلَيْكُم

Realitas Pendidikan Indonesia: John Dewey, Ilmuan Pendidikan Modern

Oleh: Muhammad Akbar
Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Fakultas Ilmu Keolahragaan
Universitas Negeri Makassar

 Akbarusamahbinsaid.@gmail.com

             John Dewey lahir di Burlington sekitar tahun 1859 dan merupakan warga Negara amerika serikat. Selain dikenal sebagai filsuf, John dewey juga dikenal sebagai kritikus dibidang social, dia juga seorang pemikir dalam dunia pendidikan.  John Dewey akhirnya diakui sebagai Bapak pendidikan modern setelah N.E.A.atau National Endowment for the Arts memberi penghargaan tertinggi kepada karya – karya yang sudah diciptakannya. Dampak besar mengenai perubahan  dalam dunia pendidikan diterapkannya pada sekolah –sekolah setelah dia  membaca teori evolusi yang disampaikan oleh Charles Darwin. John Dewey yang begitu terinspirasi akan teori evolusi, akhirnya menulis suatu teori pendidikan dan demokrasi yang didasarkan pada teori evolusi.
Teori pendidikan yang diutarakan Dewey tidak akan begitu mudah diterima oleh masyarakat jika saat itu masyarakat tidak bisa menerima teori evolusi yang disampaikan oleh Darwin. Dan untungnya, teori Darwin diterima diberbagai belahan dunia, sehingga memudahkan teori John Dewey diterima masyarakat. Teori Darwin membantu memperkuat ide relativisme danNpositivisme yang telah ada selama berabad-abad dan akhirnya diperkuat oleh John Dewey.
Ide-ide yang dikembangkan oleh John Dewey adalah ide-ide demokrasi evolusi dan pendidikan evolusi serta hukum evolusi . Dalil yang digunakan John Dewey yaitu mereka memiliki ide-ide mereka sebagai dasar premis bahwa tidak ada yang konstan. John Dewey mengatakan satu-satunya yang konstan hanyalah perubahan untuk kebaikan , yaitu positivisme . Dia tidak mengukur hal-hal dari setiap standar mutlak, tapi dari persepsi relatif berdasarkan keinginan manusia.
Untuk itu John Dewey aktif melakukan kritikan terhadap pola pendidikan tradisional yang memiliki sifat determinasi. Dia lebih mengedepankan bagaimana membentuk kehidupan yang berdemokrasi yang nantinya akan dilakukan secara sistematis dalam social dan politik. Untuk itu John Dewey menyarankan agar pendidikan lebih berfokus pada akademik yang berfungsi untuk mengembangkan demokrasi di sekolah, yang dibangun berdasarkan adanya sikap toleransi, melaksanakan pola berpikir kreatif  yaitu menemukan solusi bagi permasalahan yang ada.
John Dewey juga memiliki pemikiran bahwa pendidikan  yang berdasarkan cara berpikir kreatif sangat penting dalam membantu mengubah dan memperbarui suatu masyarakat. Pendidikan juga berfungsi untuk peningkatan inteligensi dan mengembangkan keberanian dalam kehidupan sehari –hari.
Semoga Bermamfaat, Jazakumullahu Khairan@


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Realitas Pendidikan Indonesia: John Dewey, Ilmuan Pendidikan Modern"